Oleh: ekofc | Maret 13, 2008

hay…hay….haaaaay lag ngapain nich ank smaeli ???? dr pada ngesurfing yg engga2, mending gabung aza yuk ama aq terutama bangeyt bwt ank kls X,a !!! yang blom ngerti jaringan Komputer…….. Di sini kita akn bhas bersama, dengn pemateri kt yaitu : Prof. Dr.dr.Ir.H. Eko purnomo, MM,Msi……etc  

MEMBANGUN LAN DI RUMAH

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu jaringan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang.terhubung dengan jaringan disebut node. Bila” dirumah anda memliki dua atau lebih komputer sebaiknya dihubungkan dalam sebuah jaringan komputer sehingga dalam pemanfaatan internet, printer dan lainnya akan lebih efisien.

Arsitektur OSI

Open System Interconnection atau disingkat OSI merupakan standarisasi dalam jaringan computer yang menjembatani platform, Windows, Linux, Macintosh, dan lainnya. OSI dapat dibagi dua bagian yaitu aplikasi dan transport.


OSI 7 – Layer Protocol Stack Model

Aplikasi berorientasi pada user atau aplikasi sedangkan transport berorientasi pada jaringan.

  1. Aplikasi, sebagai layer ketujuh, berinterkasi dengan sistem operasi;
  2. Presentasi sebagai layer keenam yang menerima data dari layer aplikasi dan menkonversi ke dalam format standard yang dapat dibaca oleh layer lainnya;
  3. Sesi sebagai layer kelima, menangani persiapan, pengelolaan, pemutusan antar aplikasi;
  4. Transport sebagai layer keempat bertugas merawat / mengawasi aliran data;
  5. Network sebagai layer ketiga membawa paket bit ketujuan;
  6. Datalink sebagai layer kedua yang mengurus arus bit antar peralatan
    komunikasi;
  7. Fisik sebagai layer pertama yang bertugas mendifiniskan karakter fisik dalam sistem, seperti koneksi, level tegangan, dan timing.

Ke Menu

Topologi

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan computer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Topologi Bus dimana komputer dan server dihubungkan pada sebuah kabel saja secara berderet. ujung-ujung kabeJ data diberi komponen elektronik yang disebut terminator, yaitu semacam resistor terbungkus logam dengan nilai tahanan sebesar 50 ohm.

Bus Topology



Keuntungan

  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan


Kerugian

  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan computer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Keuntungan

  • Hemat Kabel


Kerugian

  • Peka kesalahan
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.


Keuntungan

  • Paling fleksibel
  • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahaan pengelolaan jaringan


Kerugian

  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis


Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama.

Ke Menu

Media LAN

Sebagai media penghubung ada beberapa jenis media yaitu secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu kabel atau wired dan nirkabel atau wireless lan.


Jenis kabel ada beberapa macam yaitu
1. Coaxial
2. UTP
3. STP
4. FDDI
5. Fiberoptic


Komponen lainya yaitu Network Interface Card dan Hub/Switch

Kabel coaxial kini hampir sudah tidak digunakan lagi karena tidak mendukung kecepatan tinggi apalagi hingga 100MBps.Kabel UTP atau Unshielded Twist Pair, jenis kabel yang banyak dipakai saat ini.

Kabel STP atau Shielded Twist Pair, jenis kabel yang banyak juga digunakan tetapi tidak sepopuler UTP disebabkan harga lebih mahal UTP.

Kabel FDDI atau Fiber Distributed Data Interface jaringan dipakai karena harganya mahal dan kemampaunnya sudah dapat disaingi oleh kabel UTP Category 6.

Kabel Fiber Optic banyak digunakan khususnya sebagai backbone karena dapat digunakan hingga 2 KM, kapasitas bandwidthnya besar hingga, ‘mempunyai daya tahan nois dari gelombang radio atau motor yang berdekatan dengan kabel.

Untuk media jaringan dirumah anda cukup gunakan kabel UTP. Pada kedua ujung kabel UTP ini digunakan konektor RJ 45 yang juga relatif murah.Susunan kabel secara straight menurut standard T586B sebagai berikut:

Konektor 1
No.
Konektor 2

Putih Orange

1

Putih Orange

Orange

2

Orange

Putih Hijau

3

Putih Hijau

Biru

4

Biru

Putih Biru

5

Putih Biru

Hijau

6

Hijau

Putih Coklat

7

Putih Coklat

Coklat

8

Coklat

Susunan kabel demikian digunakan untuk kecepatan koneksi 10 dan 100MBps. Kabel ini digunakan untuk hubungan dari komputer ke hub, sedang untuk hubungan dari komputer ke komputer susunan kabel berubah.
Kabel cross menurut standarisasi T586 adalah sebagai berikut:

Konektor 1
No.
Konektor 2

Putih Orange

1

Putih Hijau

Orange

2

Putih Orange

Putih Hijau

3

Putih Orange

Biru

4

Biru

Putih Biru

5

Putih Biru

Hijau

6

Orange

Putih Coklat

7

Putih Coklat

Coklat

8

Coklat

Pada konektor 2 untuk urutan 1, 2, 3 dan 6 disilang. Dimana pada pin 1 dan 2 merupakan pin untuk transmit data dan pin 3 dan 6 merupakan pin untuk received data
Network Interface Card merupakan interface atau divais antar muka. NIC ada beberapa macam jenis yang dapat dikelompokan menjadi dua yang populer digunakan yaitu Ethernet dan Token Ring. Ethernet digunakan pada topologi Bus, Star dan Peer to peer sedangkan digunakan pada topologi Ring.Hub/Switch adalah pusat koneksi jaringan
komputer, menyalurkan komunikasi data ke
komputer yang terhubung.
Hub dan Switch mempunyai fungsi yang sama,
hanya perbedaannya yaitu
Hub membagi jalur yang sama kepada clientnya
yang terhubung. Sehingga besar nya jalur atau
bandwidth sangat tergantung dari banyaknya
client yang terhubung.

Switch memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya sehingga pembagian jalur tidak sama istilah populernya dedicated hub.


Ethernet

Hub/Switch


Ke Menu

Metode Akses Metode Akses ada 3 jenis yaitu:

  1. Akses Secara Berurutan
    Sequential Access merupakan metode yang paling sederhana. Informasi yang disimpan dalam berkas diproses berdasarkan urutan.
  2. Akses Langsung
    Direct Access merupakan metode yang membiarkan program membaca dan menulis dengan cepat pada berkas yang dibuat dengan fixed-length logical order tanpa adanya urutan
  3. Akses Dengan Menggunakan Indeks
    Metode ini merupakan hasil dari pengembangan metode direct access. Metode ini memasukkan indeks untuk mengakses berkas. Jadi untuk mendapatkan suatu informasi suatu berkas, kita mencari dahulu di indeks,

Langkah-langkah Membuat Homepage

Teman-teman ingin membuat homepage pribadi? Nah, jika ingin membuat homepage pribadi ada baiknya untuk membaca dahulu langkah-langkah perencanaan pembuatan website. Di antaranya adalah seperti berikut :

  1. Membuat Sketsa Desain
    Langkah awal untuk membuat web adalah sketsa desain. Yaitu membuat tampilan seperti apa yang kita inginkan. Umumnya, para web designer (perancang web) akan membuat layout desain dengan menggunakan beberapa software.
  2. Membuat Layout Desain
    Software yang biasa digunakan untuk layout (rancangan) desain adalah Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Macromedia Fireworks dan Macromedia Freehand.
  3. Membagi gambar menjadi potongan kecil-kecil
    Setelah layout desain homepage sudah jadi maka sebaiknya file gambar tersebut dipecah menjadi potongan kecil-kecil. Hal ini bertujuan agar lebih mempercepat waktu download atau membuka situs yang kita buat. Untuk melakukan hal tersebut dapat menggunakan software Adobe Image Ready.
    Software ini dapat langsung memotong gambar yang besar tadi dan otomatis juga menjadikannya ke dalam format html. Langkah ini bisa saja dilewatkan bila ukuran gambar kita tidak terlalu besar.
  4. Membuat Animasi
    Pembuatan animasi (gambar ataupun teks) diperlukan agar menghidupkan homepage kita dan juga lebih menarik. Macromedia Flash dan Gif Construction Set / Gif animation dapat dipakai untuk melakukan hal tersebut.
  5. Membuat HTML (Hyper Text Markup Language)
    Setelah itu kita merapikan layout desain kita seperti menempatkan beberapa tombol dan gambar, menambah text, mengedit script HTML, membuat layout form ke dalam format HTML. Untuk itu kita perlu software HTML Editor seperti Macromedia Dreamweaver, Microsoft Frontpage dan Allaire Homesite.
  6. Programming dan Script
    Pengetahuan tentang program dan bahasa (script) yang digunakan pada situs yang kita buat sangat penting. Biasanya script sangat diperlukan untuk pembuatan website e-commerce, iklan baris, lelang, database, membuat guestbook, counter dan forum diskusi. Saat ini programming dan script bisa dibuat dengan menggunakan ASP atau Borland Delphy atau CGI, PHP, Visual Basic. Dan perlu diperhatikan bahwa programming dan script ini biasanya dilakukan setelah desain homepage kita telah jadi.
  7. Upload HTML
    Setelah file kita telah menjadi html beserta gambar dan scriptnya. Kita perlu meng-upload file kita ke suatu tempat (hosting), agar semua orang di dunia dapat mengakses halaman html kita. Biasanya Macromedia Dreamweaver dengan fasilitas site FTP dan Microsoft Frontpage dengan Publishnya telah menyediakan fasilitas upload ini. Atau dapat menggunakan software seperti WS-FTP, Cute FTP, Bullet FTP.

Homepage Pribadi Untuk homepage pribadi atau yang sekedar ingin coba-coba biasanya setelah file html sudah jadi dapat hosting di tempat-tempat gratis, memakai guestbook dan counter gratis dan menambah macam-macam accesories dalam mempercantik homepage pribadi tersebut. Situs yang memberikan fasilitas upload file untuk website diantaranya adalah : http://www.freeserver.com atau http://www.tripod.com. Selamat mencoba…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.